Status for Capture Fisheries in Sebangau River and Katingan River, Sebangau National Park Central Kalimantan

  • Sifa Nurseptiani Institut Pertanian Bogor
  • Mohammad Mukhlis Kamal IPB University
  • Taryono Taryono IPB University
Keywords: capture fisheries, fishermen, Katingan, river, Sebangau

Abstract

Sebangau and Katingan Rivers flow becomes the outer boudary of the Sebangau National Park
(SNP) conservation area in Central Kalimantan. Both of rivers are directly affected by the peat swamp forest and has characteristics as black waters. The river has fish resources that are utilized through capture fisheries by communities as fishermen. Capture fisheries are located in main and tributary areas as common and control areas. The fishing ground influence the capture fisheries condition, this situation becomes the problem in this study. The purpose of this research is to describe the fishery actors, the catching identity, the catch, and the fishing ground. The research location is located in the main and tributary of the Sebangau and Katingan Rivers, from October to December 2019. The research method used a descriptive method through a qualitative approach. Primary data collected by observation, interviews, and documentation, secondary data through document study from various sources. Data analysis: data reduction, data display, and verification. The result of this research are fishery business carried out by fishermen with traditional fishing gear. The catch of fishermen is freshwater consumption fish which consists of eight fish families type per river. Fishermen’s activities located at main and tributary areas. The fishing ground consist of two areas, common area in Sebangau’s main river and all areas on the Katingan River and private area is located at Sebangau’s tributary river. Common area as an open access and control area as a private access, this affects the condition of fisheries that take place in each area.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agusta R, Ihwan. 2019. Kelimpahan plankton pada perairan payau Sungai Batang Naras Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat. Jurnal Agrominansia. 4(2): 130-145.

Amril. 2017. Pengaruh disiplin kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Jurnal Kewirausahaan. 3(2): 59-68.

Aristyanita V, Sudargo T, Ambardi K. 2018. Temu media dan promosi pemberian air susu ibu melalui media massa. Jurnal Kedokteran Masyarakat. 34(4): 167-174.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah. 2020. Diunduh di https://kalteng.bps.go.id/statictable/2016/09/21/261/nama-nama-sungai-menurut-panjang kedalaman-dan-lebar-di-provinsikalimantan-tengah.html/ tanggal 12 Februari 2020.

Eliana. 2019. Kepastian hukum kepemilikan tanah ulayat kaum Adat Baduy. Journal of Law. 2(2): 111-118.

Fatimah. 2016. Pengembangan pendidikan karakter dan keunggulan lokal dalam kurikulum kejuruan di SMK Negeri Kabupaten Tapin. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. 6(11): 882-899.

Fyka JA, Arif LOK. 2017. Kajian kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat pesisir kawasan daerah perlindungan laut masyarakat di Kabupaten Wakatobi. Jurnal Buletin Sosial. 36: 128-138.

Harahap YR, Damanik IH, Sibarani R. 2019. Etnografi masyarakat dan hukum adat Kabupaten Humbang Hasundutan Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial. 11(2): 260-272.

Husuna F, Rantung SV, Kotambunan OO. 2017. Penilaian nelayan terhadap program pengembangan perikanan tangkap Huhate di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan. 5(9): 667-676.

Juliastuti MT, Mudzakir AK, Hapsari TD. 2016. Analisis faktor produksi alat tangkap jaring insang (gill net) terhadap hasil tangkapan rajungan (Portunus sp.) di Desa Sukoharjo Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Journal

of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 5(1): 57-66.

Kautsari N, Riani E, Lumbanbatu DTF, Hariyadi S. 2019. Perikanan teripang pesisir (Holuthuria scabra) Teluk Saleh: status stok berdasarkan persepsi nelayan dan hasil tangkapan. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. 11(2): 59-71.

Kuswandi R, Sadono R, Supriyatno N, Marsono D. 2015. Model pengelolaan hasil hutan kayu oleh masyarakat adat: studi kasus pemilik hak ulayat di Kabupaten Teluk Bintuni. Jurnal Kehutanan Papuasia. 1(1):11-17.

Mahin M. 2011. Kehidupan sosial ekonomi nelayan di Sungai Sebangau, Kalimantan Tengah [Laporan]. Palangkaraya: World Wildlife Fund Kalimantan Tengah Indonesia.

Marbun F. 2018. Lelang lebung: ekspansi kekuasaan, kesadaran ekologis dan strategi

ekonomi. Jurnal Penelitian Budaya dan Sejarah. 10(3): 369-384.

Maulana I, Lukita SA, Suharyanto, Pranoto S. 2017. Perencanaan pengendalian Banjir Sungai Tuntang Di Desa Trimulyo Kabupaten Demak. Jurnal Karya Teknik Sipil. 6(4): 447-459.

Muna N, Ismail, Jayanto BB. 2016. Analisis faktor produksi jaring insang lingkar (encircling gill net) di PPI Pulolampes Brebes. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 5(2): 38-47.

Putra TSI, Samekto FXA, Hardiwinoto S. 2016.Reklamasi Pulau Republik Rakyat Tiongkok di Laut Cina Selatan: suatu analisis terhadap status penambahan wilayah dan dampak terhadap jalur pelayaran internasional.

Diponegoro Law Review. 5(2): 1-14.

Qodir A. 2011. Analisis kelembagaan dalam upaya pembangunan kesejahteraan masyarakat [Tesis]. Depok: Universitas Indonesia.

Rachelliana R, Trihastuti N, Setyawanta LT. 2016. Implementasi hak pengejaran seketika terhadap pelaku tindak pidana perikanan sesuai konvensi perserikatan bangsa-bangsa tentang hukum laut tahun 1982. Journal of

Diponegoro Law. 5(3): 1-16.

Santiari M. 2019. Indeks kualitas air sungai noemuti dan analisis sensitivitas. Jurnal Ilmu Pendidikan Biologi. 4(3): 81-85.

Sari IFR. 2018. Konsep dasar gerakan literasi sekolah pada permendikbud nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti. Jurnal Pendidikan Dasar Islam. 10(1): 89-99.

Sirait M, Pinem M. 2019. Analisis pengembangan potensi obyek wisata pantai di Kabupaten

Serdang Bedagei. Jurnal Pendidikan Ilmuilmu Sosial. 11(1): 29-45.

Suharyanto A, Armansyah M, Syafruddin R. 2017. Persepsi masyarakat Kelurahan Tigabalata Kecamatan Jorlang Hataran mengenai usulan pemekaran Kabupaten Simalungun. Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial. 9(2): 177-185.

Sulastriyono, Pradhani SI. 2018. Pemikiran hukum adat djojodigoeno dan relevansinya kini. Jurnal Mimbar Hukum. 30(3): 449-464.

Sumantriyadi, Wildayana E, Syaifudin M. 2017. Analisis pembesaran ikan patin siam (Pangasius hypophthalmus) terhadap kualitas air sungai komering di Kecamatan Sirah Pulau Padang. Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan. 12(2):58-61.

Tiani L, Purnamasari E, Abdusysyahid S. 2017. Persepsi nelayan terhadap larangan penggunaan alat tangkap dogol di Kelurahan Manggar Baru Kecamatan Balikpapan Timur. Jurnal Penyuluhan Perikanan. 11(3): 177-187.

Yuliasari RA, Boesono H, Wijayanto D. 2013. Analisis strategi pengembangan kelembagaan pemasaran ikan komoditasutama di pelabuhan perikanan pantai (PPP) Bajomulyo Kabupaten Pati. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 2(3): 30-39.

Yostina M. 2016. Hak komunal atas tanah masyarakat hukum adat di Indonesia. Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. 5(7): 1-26.

Zakiah W, Maryunani, Fanani Z, Ariyadi M. 2015. Community characteristics Sebangau National Park Buffer zone based sustainable livelihood approach. Journal of Resources and Environment. 5(6): 182-191.

Published
2021-04-30
How to Cite
Nurseptiani, S., Kamal, M. M., & Taryono, T. (2021). Status for Capture Fisheries in Sebangau River and Katingan River, Sebangau National Park Central Kalimantan. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management), 5(1), 1-10. https://doi.org/10.29244/jppt.v5i1.33767