Kerentanan Bycatch Tuna Dari Perikanan Handline di Selatan Samdera Hindia: Pencatatan Pelabuhan Sendang Biru-Malang

  • Yonvitner Yonvitner MSP FPIK IPB
  • Rahmat Kurnia Departmen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
  • Mennofatria Boer Manajemen Sumberdaya Perikanan,Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan-Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
  • Helmy Akbar Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Universitas Mulawarman
  • Surya Gentha Akmal Doctoral Program, Chzech University of Life Science, Republik Ceko

Abstract

Bycatch tuna merupakan komoditas ikan komersial penting dalam perikanan tuna Samudera Hindia. Aktivitas penangkapan bycatch tuna juga berdampak pada penurunan stok sehingga menjadi rentan dan potensial tidak berkelanjutan.  Penelitian ini dilakukan di Sendangbiru Malang pada Bulan Juli 2013.  Analisis kerentanan dengan pendekatan jarak Euclidean dengan data produkitivitas dan susceptabilitas menggunakan software PSA NOAA.  Hasil tangkap bycacth tuna adalah ikan cakalang (Katsuwonus pelamis), Ikan lemadang (Coryphaena hippurus), baby tuna (Thunnus albacores).  Hasil kerentana menunjukan tingkat kerentanan yang diperoleh sebesar 1,66 untuk baby tuna, 1,27 untuk lemadang dan 1,42 untuk cakalang.  Secara keseluruhan nilai indek kerentanan masih rendah dari 1,8 dimana stok tergolong rentan rendah dan potensi ikan bycatch tuna masih berpotensi berkelanjutan di Sendang Biru.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-31
How to Cite
Yonvitner, Y., Kurnia, R., Boer, M., Akbar, H., & Akmal, S. G. (2020). Kerentanan Bycatch Tuna Dari Perikanan Handline di Selatan Samdera Hindia: Pencatatan Pelabuhan Sendang Biru-Malang. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management), 4(2), 66-78. https://doi.org/10.29244/jppt.v4i2.32945