Hubungan Panjang Bobot dan Potensi Reproduksi Ikan Kurau (Polynemus dubius Bleeker, 1853) di Teluk Palabuhanratu

  • Julia Syahriani Hasibuan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan, IPB
  • Mennofatria Boer Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor
  • Yunizar Ernawati Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor

Abstract

Ikan kurau (Polynemus dubius) merupakan salah satu ikan demersal yang ditangkap oleh nelayan di perairan palabuanratu. Informasi biologi reproduksi P. dubius ini masih sedikit sehingga diperlukan kajian reproduksi bagi pengelolaan di masa mendatang. Penelitian tentang aspek biologi meliputi hubungan panjang bobot, nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, fekunditas dan diameter telur dilakukan pada bulan Mei  sampai dengan September  2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang – bobot ikan kurau mengikuti persamaan W = 0,0000051531L3,0779, dengan nilai b = 3. Dengan demikian ikan kurau mempunyai pola pertumbuhan yang isometrik dimana terdapat keseimbangan antara pertumbuhan panjang dengan pertumbuhan bobot. Proporsi ikan kurau betina lebih dominan dibandingkan proporsi ikan kurau jantan selama penelitian. Proses kematangan gonad terjadi secara bertahap dan mengalami pemijahan secara tidak serentak (partial spawning). Fekunditas ikan kurau berkisar antara 1.027 – 18.580 butir dengan indeks kematangan gonad antara 2,172% - 7,027%.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-02-20
How to Cite
Hasibuan, J. S., Boer, M., & Ernawati, Y. (2019). Hubungan Panjang Bobot dan Potensi Reproduksi Ikan Kurau (Polynemus dubius Bleeker, 1853) di Teluk Palabuhanratu. Journal of Tropical Fisheries Management, 2(1), 37-42. https://doi.org/10.29244/jppt.v2i1.25317