Analisis Pindah Panas pada Pipa Utama Sistem Hidroponik dengan Pendinginan Larutan Nutrisi

Nurul Choerunnisa, Herry Suhardiyanto

Abstract


Abstract
In a hydroponic culture with root zone cooling system, the temperature of cooled nutrient solution rises during distribution to the root zone of the plants. The aims of the research were to analyze the heat transfer from environment to nutrient solution in the main pipe of irrigation for hydroponic system, to validate the heat transfer model, and to develop a guidance to determine the inlet temperature for nutrient solution cooling. Mathematical model for heat transfer in the pipe was developed from heat transfer and fluid flow equations. Temperature of nutrient solution at the inlet position in the main distribution pipe was calculated by using validated heat transfer model. Validation of heat transfer model was done to compare the calculated temperature of nutrient solution with that of measured temperature. The results of heat transfer model validation showed that the heat transfer model is accurate to predict the temperature of nutrient solution in the main pipe. Therefore, the heat transfer model has been used to develop a guidance to determine inlet temperature of nutrient solution for certain condition of thermal environment and expected
outlet temperature of nutrient solution.
Keywords: heat transfer analysis, nutrient solution cooling, main pipe, substrate hydroponic system

Abstrak
Dalam kultur hidroponik dengan sistem pendinginan terbatas, suhu larutan nutrisi mengalami kenaikan selama didistribusikan menuju zona perakaran tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan
analisis pindah panas pada pipa utama sistem hidroponik, melakukan validasi terhadap model pindah panas tersebut, dan mengembangkan panduan untuk menentukan suhu dalam pendinginan larutan nutrisi pada posisi inlet. Model matematika untuk pindah panas dalam pipa tersebut dikembangkan dari persamaan-persamaan pindah panas dan aliran fluida. Suhu dari larutan nutrisi pada posisi inlet dari pipa distribusi utama dihitung dengan menggunakan model pindah panas yang telah divalidasi. Validasi model pindah panas dilakukan untuk membandingkan suhu larutan nutrisi hasil perhitungan dengan hasil pengukuran. Hasil validasi dari model pindah panas menunjukkan bahwa model pindah panas akurat untuk memprediksi suhu larutan nutrisi di dalam pipa utama. Oleh karena itu, model pindah panas tersebut digunakan untuk mengembangkan panduan dalam menentukan suhu larutan nutrisi pada posisi inlet untuk
kondisi lingkungan tertentu dan suhu larutan nutrisi posisi outlet.
Kata kunci: analisis pindah panas, pendinginan larutan nutrisi, pipa utama, sistem hidroponik substrat

Diterima: 09 Oktober 2014; Disetujui: 07 Januari 2015


Full Text:

PDF


Copyright (c)

Alamat Redaksi: 
Jurnal Keteknikan Pertanian, Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680. Telp. 0251-8623026; Fax: 0251-8623026; Email: jurnaltep@yahoo.com  website: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jtep 

 

This journal is published under the terms of Creative Commons Attribution 4.0 International License.