PEMBERIAN KOTORAN SAPI PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays): PERUBAHAN FRAKSI FOSFOR INORGANIK PADA ULTISOL GUNUNG SINDUR, JAWA BARAT

  • Arief Hartono
  • Sri Djuniwati
  • Hafiz Hernandi

Abstract

Percobaan mengenai evaluasi perubahan fraksi-fraksi fosfor (P) karena pemberian kotoran sapi pada budidaya jagung dilaksanakan di desa Cibadung Gunung Sindur, Jawa Barat. Dosis kotoran sapi yang digunakan adalah 0, 10, 20, dan 40 ton ha-1. Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan. Pengambilan contoh tanah dilakukan setelah dua minggu inkubasi dan setelah panen. Contoh tanah diambil di rhizosfer dan antar baris tanaman. Perubahan fraksi-fraksi P dievaluasi dari hasil pengurangan nilai suatu fraksi P pada saat panen dengan nilai suatu fraksi P setelah dua minggu inkubasi. Hasil menunjukkan bahwa pemberian kotoran sapi nyata meningkatkan fraksi resin-Pi, fraksi NaHCO3-Pi dan NaOH-Pi. Nilai fraksi-fraksi P tersebut pada saat panen lebih tinggi di rhizosfer dibandingkan dengan nilai fraksi-fraksi P di antar baris tanaman. Perubahan resin-Pi di rhizosfer dan antar baris tanaman adalah negatif yang menunjukkan bahwa resin-Pi telah bertransformasi ke fraksi P yang lain. Perubahan fraksi NaHCO3-Pi dan NaOH-Pi tidak konsisten positif baik di rhizosfer dan antar baris tanaman dengan meningkatnya dosis kotoran sapi. Hal ini menunjukkan bahwa pengambilan P oleh tanaman, pelepasan P dan transformasi P ke bentuk yang lebih stabil mempengaruhi jumlah peningkatan fraksi NaHCO3-Pi dan NaOH-Pi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2013-04-01
How to Cite
Hartono, A., Djuniwati, S., & Hernandi, H. (2013). PEMBERIAN KOTORAN SAPI PADA PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays): PERUBAHAN FRAKSI FOSFOR INORGANIK PADA ULTISOL GUNUNG SINDUR, JAWA BARAT. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 15(1), 1-4. https://doi.org/10.29244/jitl.15.1.1-4