Double Spinned Lobster (Panulirus penicillatus) fishery in Wonogiri Regency, Central Java Province: sustainable management strategies

  • Yusli Wardiatno Institut Pertanian Bogor
  • Beni Beni Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • Akhmad Solihin Faculty of Fisheries and Marine Sciences
  • Zairion Zairion Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan

Abstract

The purpose of this research was to analyze the issues and problems in lobster fisheries for establishing strategies to achieve sustainable lobster management. This study was conducted from November 2018 to January 2019 in coastal waters of Wonogiri Regency, Central Java Province. Data collection were made using the triangulation method. In addition, data analyses were performed using AWOT (Analythical Hierarchy Procedure and Strenght-Weakness-Opportunity-Threats) which was the combination of SWOT and Analytical Hierarchy Process (AHP) techniques. The results showed that the problems of lobster management in Wonogiri Regency was the unreported catch and the unwillingness to release small-size- and berried-female lobsters. The best strategy for lobster management in Wonogiri Regency was shown in the 2nd quadrant (strategi Strength-Threats). Thus, the priority strategies would be the development of friendly lobster fishing gear with score a value 35.4% and the second priority is strengthening the role of collectors in controlling catches with a value of 30.5%.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Beni Beni, Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl. Batu III No.1, RT.7/RW.1, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat

Akhmad Solihin, Faculty of Fisheries and Marine Sciences

Departemen Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga Bogor, 16680, Indonesia

Zairion Zairion, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan

Departemen Manajemen Sumber daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga Bogor, 16680, Indonesia

References

Adi ND, Damar A, Adwianto L, Sudarma D, dan Solihin A. 2017. Strategi Pengelolaan Terumbu Karang di Kepulauan Seribu. Jurnal Pengelolaan Sumber daya Alam dan Lingkungan. (7)3: 244-250.
Aisyah, Badrudin, Triharyuni S. 2009. Lobster Seed Resources in the South Coast of Yogyakarta. AARD. Ministry of Marine Affairs and Fisheries. (Unpubslihed Report). 25 p.
Aji SB, Pramonowibowo, Boesono H. 2015. The Effect of Using Bait and Soaking Time of Jaring Keplek (Set Gill Net) in Lobster (Panulirus sp.) Fishing in Waru, Wonogiri. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 4(2):1-8.
Badan Pusat Statistik. Kabupaten Wonogiri dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Wonogiri. Wonogiri (ID).
Bakhtiar NM, Solichin A, Saputra SW. 2013. Pertumbuhan dan Laju Mortalitas Lobster Batu Hijau (Panulirus homarus) di Perairan Cilacap Jawa Tengah. Diponegoro Journal of Maquares. (2)4: 1-10.
Damora A, Wardiatno Y, Adrianto L. 2018. Hasil Tangkapan per Upaya dan Parameter Populasi Lobster Pasir (Panulirus homarus) di Perairan Gunung Kidul. Marine Fisheries. 9(1): 11-24.
Damora A. 2016. Optimasi Pemanfaatan Sumber Daya Lobster Pasir (Panulirus homarus) dalam Kerangka Ekologi-Ekonomi di Kabupaten Gunungkidul dan sekitarnya. [Thesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Dinas Perikanan, Kelautan, dan Peternakan. 2018. Statistik Perikanan Kabupaten Wonogiri 2018. Wonogiri (ID).
Erlania, Radiarta IN, Sugama K. 2014. Dinamika kelimpahan benih lobster (Panulirus spp.) di perairan Teluk Gerupuk, Nusa Tenggara Barat: Tantangan pengembangan tekhnologi budidaya lobster. Jurnal Riset Akuakultur. (8)3: 475-486.
Hamid A, Wardiatno Y. 2015. Population Dynamics of the Blue Swimming Crab (Portunus pelagicus Linnaeus, 1758) in Lasongko Bay, Central Buton, Indonesia. AACL Bioflux. 8(5):729-739.
Haryono FED, Hutabarat S, Hutabarat J, and Ambariyanto. 2016. Comparation of Spiny Lobster (Panulirus sp.) Populations from Bantul and Cilacap, Central Java, Indonesia. Jurnal Teknologi (Science and Engineering). 78: 51-54.
Hilal K. 2015. Kepentingan Indonesia Melarang Ekspor Benih Lobster ke Vietnam Tahun 2015. JOM FISIP. (3)2: 1-15.
Irwani, Febriansyah W, Sabdono A, Wijayanti DP. 2019. Laju Eksploitasi Lobster Batu Panulirus penicillatus, Olivier 1791 (Malacostraca: Palinuridae) di Perairan Laut Yogyakarta. Jurnal Kelautan Tropis. 22(2): 197-202.
Junaidi M, Cokrowati N, Abidin Z. 2010. Aspek Reproduksi Lobster (Panulirus sp.) di Perairan Teluk Ekas Pulau Lombok. Jurnal Kelautan 3(1): 29-35.
Kadafi M, Retno W, Soepomo. 2006. Aspek Biologi dan Potensi Sumber daya Lobster (Panulirus spp.) di Perairan Pantai Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Jurnal Perikanan. 8(1): 108-117.
Kangas J, Pesonen M, Kurttila M, Kajanus M. 2001. A'WOT: Integrating The AHP With SWOT Analysis. Proceedings – 6th ISAHP 2001 Berne, Switzerland. pp. 189-198.
[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2017. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 50/KEPMEN-KP/2017 tentang Estimasi potensi, Jumlah Tangkapan Yang Diperbolehkan, dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Jakarta (ID).
Larasati RF, Suadi, Setyobudi E. 2018. Short Communication: Population Dynamics of Double-spined Rock Lobster (Panulirus penicillatus Olivier, 1791) in Southern Coast of Yogyakarta. Biodiversitas. (19)1:337-342.
Mulyana D. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Remaja Rosdakarya. Bandung.
Mulyono J, Munibah K. 2016. Strategi Pembangunan Pertanian di Kabupaten Bantul dengan Pendekatan A’WOT. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. (19)3: 199 – 211.
Nasution Z, Indah BV, Yanti, Nurlaili. 2018. Kesiapan dan Penguatan Kelembagaan Masyarakat dalam Mendukung Pengelolaan Program Restocking Lobster. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia (10)1: 33-42.
Rangkuti, F. 2008. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Rombe KH, Wardiatno Y, Adrianto L. 2018. Pengelolaan Perikanan Lobster dengan Pendekatan EAFM di Teluk Palabuhanratu. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. (10)1: 231-241.
Saaty TL. 1993. Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin (Proses Hirarki Analitik untuk Pengambilan Keputusan dalam Situasi Kompleks). (Terjemahan) PT. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta.
Setyanto A, West RJ. 2017. Indikator Sederhana Parameter Biologi Enam Spesies Lobster Pantai Selatan Jawa. Prosiding Simposium Nasional Krustasea 2017. Pusat Riset Perikanan Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan dan World Wildlife Fund (WWF)-Indonesia. 177-186.
Sitorus MTF. 1998. Penelitian Kualitatif Suatu Perkenalan. Kelompok Dokumentasi Ilmu Sosial. Bogor.
Subani W. 1983. Survei Alat Penangkapan Udang Barong di Pantai Selatan Bali. Laporan Penelitian Perikanan Laut. 25:37-52.
Suman A, Irianto HE, Satria F, Amri K. 2016. Potensi dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP NRI) Tahun 2015 serta Opsi Pengelolaannya. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia. 2(8):97-110.
Suman A, Hasanah A, Pane ARP, Panggabean AS. 2019. Penangkapan, Parameter Populasi serta Tingkat Pemanfaatan Lobster Pasir (P. homarus) dan Lobster Batu (P. penicillatus) di Perairan Gunungkidul dan sekitarnya. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 25(3):147-160.
Viani CN, Pradana AE, Rudianto D. 2017. Kelayakan Usaha Penangkapan Juvenil Lobster dengan Jaring Nener di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi. Prosiding Simposium Nasional Krustasea: 79-84.
Wahyudin RA. 2018. Dinamika Populasi dan Hubungan Keragaman Genetik Sumber Daya Spiny Lobster (Panulirus spp.). [Disertasi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Wahyudin RA, Hakim AA, Boer M, Farajallah A, Wardiatno Y. 2016. New records of Panulirus femoristriga Von Martens, 1872 (Crustacea Achelata Palinuridae) from Celebes and Seram Islands, Indonesia. Biodiversity Journal. (7)4: 901-906.
Wahyudin RA, Wardiatno Y, Boer M, Farajallah A, Hakim AA. 2017. Short Communication: A new distribution record of the mud-spiny lobster, Panulirus polyphagus (Herbst, 1793) (Crustacea, Achelata, Palinuridae) in Mayalibit Bay, West Papua, Indonesia. Biodiversitas. (18)2: 780-783.
Wardiatno Y, Hakim AA, Mashar A, Butet NA, Adrianto L, Farajallah A. 2016a. First record of Puerulus mesodontus Chan, Ma and Chu, 2013 (Crustacea, Decapoda, Achelata, Palinuridae) from south of Java, Indonesia. Biodiversity Data Journal. 4: e8069
Wardiatno Y, Hakim AA, Mashar A, Butet NA, Adrianto L, Farajallah A. 2016b. On the presence of the Andaman lobster, Metanephrops andamanicus (Wood-Mason, 1891) (Crustacea Astacidea Nephropidae) in Palabuhanratu bay (S-Java, Indonesia). Biodiversity Journal. (7)1: 17-20.
Zairion, Wardiatno Y, Fahrudin A, Boer M. 2014. Distribusi Spasio-Temporal Populasi Rajungan (Portunus Pelagicus) Betina Mengerami Telur di Perairan Pesisir Lampung Timur. Bawal. 6(2):95-102.
Zairion, Wardiatno Y, Boer M, Fahrudin A. 2015. Reproductive Biology of the Blue Swimming Crab Portunus pelagicus (Brachyura: Portunidae) in East Lampung Waters, Indonesia: Fecundity and Reproductive Potential. Tropical Life Sciences Research. 26(1): 67-85.
Zairion, Islamiati N, Wardiatno Y, Mashar A, Wahyudin RA, Hakim AA. 2017. Dinamika Populasi Lobster Pasir (P. Homarus Linnaeus, 1758) di Perairan Palabuhanratu, Jawa Barat. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 23(3):215-226.
Published
2020-10-01
How to Cite
Wardiatno, Y., Beni, B., Solihin, A. and Zairion, Z. (2020) “Double Spinned Lobster (Panulirus penicillatus) fishery in Wonogiri Regency, Central Java Province: sustainable management strategies”, Journal of Natural Resources and Environmental Management, 10(3), pp. 402-418. doi: 10.29244/jpsl.10.3.402-418.

Most read articles by the same author(s)