AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KOMPONEN BIOAKTIF KERANG SIMPING (Amusium pleuronectes)

  • pipih - suptijah Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga, Jln. Agatis, Bogor 16680 Jawa Barat Telp. (0251) 8622909-8622907, Fax. (0251) 8622907
  • - - nurjanah Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga, Jln. Agatis, Bogor 16680 Jawa Barat Telp. (0251) 8622909-8622907, Fax. (0251) 8622907
  • ovintya - yanuarizki Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga, Jln. Agatis, Bogor 16680 Jawa Barat Telp. (0251) 8622909-8622907, Fax. (0251) 8622907

Abstract

Kerang simping diduga memiliki komponen bioaktif sebagai antioksidan baru. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan aktivitas antioksidan dan komponen bioaktif kerang simping. Metode analisis yang
digunakan meliputi analisis aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan analisis komponen bioaktif. Kerang
simping memiliki rendemen cangkang 41,15%; daging 35,89%; jeroan 23,04%. Aktivitas antioksidan (IC50) tertinggi
pada ekstrak kasar daging kerang simping yang diekstraksi dengan metanol sebesar 1.648,45 ppm. Ekstrak kasar
daging dan jeroan dengan pelarut metanol mengandung steroid, fl avonoid, saponin, gula pereduksi, dan
asam amino. Ekstrak kasar daging dan jeroan dengan pelarut etil asetat mengandung fl avonoid dan gula
pereduksi. Ekstrak daging pada pelarut n-heksana mengandung fl avonoid, saponin, dan asam amino.
Jeroan pada pelarut n-heksana mengandung komponen gula pereduksi.
Kata kunci: α-tokoferol, aktivitas antioksidan, kerang simping (Amusium pleuronectes), komponen bioaktif
PENDAHULUAN
Kemajuan zaman dewasa ini telah membuat
sebagian besar masyarakat mengalami
perubahan pola hidup termasuk diantaranya
pola makan. Masyarakat cenderung memilih
hal-hal yang bersifat cepat dan instan. Pola
makan yang tidak tepat dapat menyebabkan
terjadinya akumulasi radikal bebas jangka
panjang yang dapat mempengaruhi kesehatan
tubuh yaitu munculnya beragam penyakit.
Radikal bebas merupakan salah satu bentuk
Published
2014-06-19