KARAKTERISASI GLIKOSAMINOGLIKAN DARI TULANG RAWAN IKAN PARI AIR LAUT (Neotrygon kuhlii) DAN PARI AIR TAWAR (Himantura signifer

  • Bambang - Riyanto Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga, Jl. Agatis, Bogor 16680 Jawa Barat Telp. (0251) 8622909-8622907, Fax (0251) 8622907
  • tati - nurhayati Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga, Jl. Agatis, Bogor 16680 Jawa Barat Telp. (0251) 8622909-8622907, Fax (0251) 8622907
  • andri dwi pujiastuti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Dramaga, Jl. Agatis, Bogor 16680 Jawa Barat Telp. (0251) 8622909-8622907, Fax (0251) 8622907

Abstract

Ikan pari merupakan komoditas perikanan yang populasinya besar di Indonesia, tetapi pemanfaatannya
belum optimal. Jaringan tulang rawan ikan pari mengandung molekul glikosaminoglikan dan telah
dimanfaatkan dalam terapi osteoarthritis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik
glikosaminoglikan dari tulang rawan ikan pari air laut (Neotrygon kuhlii) dan pari air tawar (Himantura
signifer). Spektrum FTIR memperlihatkan pola yang sama dengan kondroitin sulfat. Konsentrasi
glikosaminoglikan pada pari air laut adalah 74,767 mg/100 mL, konsentrasi ini lebih tinggi dibandingkan
dari ikan pari air tawar, yaitu 66,767 mg/100 mL.
Kata kunci: glikosaminoglikan, Himantura signifer, kondroitin sulfat, Neotrygon kuhlii, osteoarthritis
Published
2014-06-19