PENGEMBANGAN USAHA PERSUTERAAN ALAM KABUPATEN WAJO, SULAWESI SELATAN

  • Jun Harbi Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor 16680 http://orcid.org/0000-0001-8583-2743
  • Dodik Ridho Nurrochmat Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor 16680
  • Clara M. Kusharto Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor 16680

Abstract

Produksi kokon di Kelurahan Walennae dapat merepresentasikan tingkat produksi Kabupaten Wajo. Tingkat produksi kokon di Kelurahan Walennae berfluktuasi setiap tahunnya. Tingkat produksi cenderung meningkat di tahun 2013 dan menurun secara drastis pada tahun 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan menganalisa status kelayakan usaha persuteraan alam saat ini secara holistik. Berdasarkan analisis finansial, usaha persuteraan alam layak dilaksanakan. Beberapa faktor yang mempengaruhi usaha persuteraan alam adalah kualitas bibit/telur ulat sutera, kondisi iklim, ketersediaan sumber pakan (daun murbei), tenaga kerja dan harga jual produk. Faktor-faktor tersebut harus dikendalikan secara intensif sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang menangani, merumuskan strategi-strategi yang sesuai dan menjalankannya untuk pengembangan usaha persuteraan alam di Kabupaten Wajo.
Published
2016-01-20
Section
Articles