PENGUATAN PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL GUNUNG HALIMUN SALAK MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENGEMBANGAN PETERNAKAN RUMINANSIA

  • Ahmad Sahab Program Studi Ilmu Pengelolaan Hutan, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor 16680 http://orcid.org/0000-0001-5083-9048
  • Dudung Darusman Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan IPB
  • Muladno Muladno Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB

Abstract

Pengelolaan Taman Nasional Gunung Halimun Salak perlu melibatkan masyarakat lokal untuk mencapai tujuan kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi hijauan makanan ternak di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, khususnya di Kecamatan Cicurug Sukabumi dan merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat berbasis pengembangan peternakan ruminansia dengan memanfaatkan tumbuhan pakan ternak yang ada di daerah itu. Metode yang digunakan terdiri atas wawancara semi-terstruktur, focus group discussion, pengamatan, dan pengukuran di lapangan. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak khususnya di Kecamatan Cicurug memiliki potensi hijauan makanan ternak sebesar 5880.422 ton per tahun dengan daya tampung sebesar 938.203 satuan ternak per tahun. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang paling tepat adalah strategi Strength-Opportunity, yaitu menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mendapatkan peluang yang ada.
Published
2016-01-20
Section
Articles