KELENTINGAN KELUARGA, DUKUNGAN SOSIAL, DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA NELAYAN JURAGAN DAN BURUH DI DAERAH RAWAN BENCANA

Euis Sunarti, Rahma Nur Praptiwi, Istiqlaliyah Muflikhati

Abstract


Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kelentingan keluarga, dukungan sosial, dan kesejahteraan keluarga antara nelayan juragan dan buruh di daerah rawan bencana; menganalisis hubungan antar peubah-peubah tersebut, dan menganalisis faktor kelentingan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study melibatkan 80 keluarga yang dipilih secara acak proporsional. Data dianalisis dengan uji beda T Test, korelasi Pearson, dan analisis faktor eksploratori. Dibandingkan dengan nelayan juragan, nelayan buruh lebih merasakan kemalangan, lebih rendahnya kolaborasi penyelesaian masalah, kesejahteraan objektif pada musim panen serta pada musim biasa, dan dukungan sosial dari pemerintah.  Kelentingan keluarga berhubungan signifikan positif dengan dukungan sosial (dari keluarga luas dan pemerintah) dan dengan  kesejahteraan subjektif, namun berhubungan negatif dengan kesejahteraan objektif. Kesejahteraan keluarga yang dianalisis adalah pada masa paceklik. Analisis faktor  mengkonfirmasi tiga faktor laten kelentingan keluarga menurut Walsh (2008), namun terdapat perpindahan subkomponen pola organisasi dan proses komunikasi ke dalam subkomponen sistem kepercayaan.     Family Resilience, Social Support, and Fisherman Family Well-being at Disaster Prone Area Abstract The aim of this research were to analyze the differences of family resilience, social support, and well-being between “juragan” and labor of fisherman family at disaster prone area; the correlation between research’s variables; and factor analysis of family resilience. This cross sectional study involved 80 families selected by using proportional random sampling. The data analyzed by using Independent-Sample's T Test,  Pearson's correlation, and exploratory factor analysis. It was compared with Juragan, labor fisherman felt more adversity, less collaborative problem solving, and less well-being at normal and harvest season. Family resilience had significant positive correlation with social support  (from extended family and government) and subjective family well-being, but inversely with objective family well-being. Exploratory factor analysis confirmed keys process of family resilience according to Walsh (2008), but there was a subcomponent displacement of organization pattern and communication processes into a belief system subcomponents.

Keywords


family well-being; fisherman family; resilience; social support

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24156/jikk.2011.4.1.1

==============================================================================================

Editorial Office

JURNAL ILMU KELUARGA & KONSUMEN
Department of Family and Consumer Sciences
Faculty of Human Ecology
Bogor Agricultural University
Jl. Lingkar Akademik, Kampus IPB Dramaga, Bogor, West Java, Indonesia
Postal Code 16680
Phone/Fax. (0251) 8627432
Website: http://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jikk/index
E-mail: jurnal.ikk@gmail.com

Creative Commons License

Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.