Teknik koleksi dan analisa cairan serebrospinal pada hewan kecil

  • Diah Pawitri Klinik Hewan Vetnic Care, Ruko Emerald Blok UE No 8 Sumerecon, Bekasi
  • Deon Wibatsu Kristiawan Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor

Abstract

Cairan serebrospinal (Cerebrospinal Fluid/CSF) terdapat pada otak dan sumsum tulang belakang yang dilapisi oleh lapisan meninges. Penyakit yang terjadi pada daerah ini dapat menyebabkan perubahan karakteristik pada cairan cerebrospinal. Analisa CSF merupakan bagian dari evaluasi diagnostik hewan yang memiliki indikasi adanya gangguan neurologik terutama seperti meningitis, ensefalitis dan myelitis yang memengaruhi sistem syaraf pusat, meninges dan sekitarnya, serta akar syaraf. Cairan serebrospinal dapat dikoleksi dengan metode atlanto-occipital cistern puncture dan lumbar puncture. Hewan diberikan anastesi general dan dibaringkan sternal atau lateral recumbency untuk memudahkan proses koleksi CSF.  Cairan serebrospinal dapat di analisa melalui tampilan cairan, biokimia dan sitologi. Pengetahuan mengenahi teknik pengambilan CSF diperlukan untuk meminimalkan resiko cedera syaraf dan hal yang berkaitan dengan metodenya secara singkat dibahas dalam tulisan ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Lowrie M, James A. 2011. Cerebrospinal fluid: Analysis and interpre-tation in small animals. In Practice.33 (2):78-85.

Scott HW. 1997. Clinical technique spinal puncture. Waltham Focus.7 (2): 10-12

Seguin B. 2001. Cerebrospinal fluid collection and analysis in dogs and cats. Waltham Focus11(4): 26-30.

Published
2019-08-25
How to Cite
Pawitri, D., & Kristiawan, D. W. (2019). Teknik koleksi dan analisa cairan serebrospinal pada hewan kecil. ARSHI Veterinary Letters, 3(3), 59-60. https://doi.org/10.29244/avl.3.3.59-60